Kamis, Juli 21, 2016

Desa Bulung Kec. Klampis Kab. Bangkalan

Desa Bulung – Klampis – Bangkalan

Kabupaten Bangkalan merupakan salah satu dari 4 Kabupaten di Madura setalah Sampang, Pamekasan, dan Sumenep yang terletak di sebelah ujung Barat Pulau Madura. Kabupaten Bangkalan merupakan wilayah administrasi di provinsi Jawa Timur mempunyai luas wilayah 1.220,14 Km2.
Secara geografis Kabupaten Bangkalan terletak antara 1120 – 1130 BT dan 60 – 70 yang dibatasi oleh sebagai berikut :
  •  Sebelah utara : laut jawa
  • Sebelah timur : kabupaten sampang
  • Sebelah selatan dan barat : selat madura
Kecamatan Klampis merupakan salah satu kecamatan dari 18 kecamatan yang ada di wilayah kabupaten Bangkalan. Di kecamatan Klampis terdapat 22 Desa yaitu : Desa Moarah, Desa Tolbuk, Desa Ra’as, Desa Karang Asem, Desa Polongan, DesaBenteyan, Desa Trogan, Desa Ko’ol, Desa Tobeddung, Desa Mrandung, Desa Bulukagung, Desa Bulung, Desa Bragang, Desa nyaksakan, Desa Lergunung, Desa Manunggal, Desa Bator, Desa Klampis Barat, Desa Klampis Timur, Desa Larangan Tenggun, Desa Sorjan, Desa Glintong.
Desa Bulung memiliki ± 2500 jiwa penduduk dimana 50 % penduduk memiliki mata pencaharian sebagai Petani, 20 % sebagai Pedagang, dan 30 % sebagai TKI. Desa Bulung Kecamatan Klampis Kabupaten Bangkalan merupakan desa terisolir di daerah pengaliran sungai (DAS) yang belum terjangkau dan belum menikmati akan adanya air yang layak untuk di minum, sehingga masih terjadi desa-desa tertinggal. Salah satu ciri desa tertinggal adalah sulitnya memperoleh air untuk berbagai kebutuhan, seperti air untuk keperluan sehari-hari, air untuk irigasi dan air untuk kebutuhan lainnya jadi para masyarakat bulung memanfaatkan air hujan untuk memenuhi kebutuhan air. Walaupun Desa Bulung merupakan desa yang sulit mendapatkan air hal tersebut tidak mempengaruhi potensi Desa Bulung yang merupakan Desa penghasil jagung, bambu.

Desa Bulung memiliki dua Sekolah Dasar Negeri, dua Madrasah Diniyah, satu Taman Kanak-Kanak. Untuk mencapai SDN I Bulung relatif mudah dan dekat dengan masyarakat. Namun untuk mencapai SDN II Bulung masyarakat sangat sulit karena letak sekolah yang berada di tengah-tengah sawah atau hutan sehingga siswa – siswi begitu pula tenaga pengajar SDN II tidak sebanyak SDN I.

0 komentar:

Posting Komentar